Kenapa orang yang buka link bisnismu, cuma tanya harga lalu hilang?
Mereka klik dari iklan atau Instagram. Tapi setelah buka website, mereka belum cukup paham, belum cukup percaya, lalu hanya tanya harga — atau diam saja.
Kami merancang halaman website untuk bisnis yang sudah punya produk atau jasa jelas, tapi belum punya cara yang cukup rapi untuk membuat orang paham, percaya, dan siap menghubungi.
Kapasitas terbatas — hanya 3 project per bulan. Project tidak langsung kami ambil. Mau tahu dulu apakah websitemu layak jualan? Kirim link website — kami review gratis.
Website yang buruk tidak selalu terlihat jelek. Kadang ia hanya gagal membuat orang percaya.
Orang jarang bilang mereka ragu. Mereka hanya tidak balas chat. Atau cari yang lebih murah. Karena dari awal belum jelas kenapa kamu layak dibayar lebih.
Orang datang ke website, tapi langsung pergi.
Mereka buka website, melihat sebentar, lalu pergi karena belum paham kenapa harus memilih kamu.
Chat yang masuk masih harus dijelaskan dari nol.
Admin atau kamu sendiri harus menjelaskan dari awal: ini apa, untuk siapa, kenapa harganya segitu, dan apa bedanya.
Harga selalu jadi satu-satunya yang dibicarakan.
Kalau kenapa kamu layak dibayar lebih belum terlihat jelas, orang akan mencari yang termurah. Bukan karena mereka pelit. Karena mereka belum punya alasan untuk memilihmu.
Mungkin kamu tidak butuh website baru. Mungkin yang perlu dirapikan adalah cara kamu menjelaskan bisnismu.
Yang perlu dibenahi kadang cara kamu menjelaskan produk. Kadang buktinya. Kadang urutannya. Kadang cara sebut harga. Websitemu mungkin sudah bagus. Tapi belum bikin orang yakin untuk menghubungi.
Kami tidak langsung desain.
Karena desain hanya memperindah apa yang sudah jelas. Kalau cara kamu menjelaskan produk masih kabur, desain hanya membuat kebingungan terlihat lebih rapi.
Kami lihat dulu masalahnya ada di mana.
Kalau halaman baru memang akan membantu, baru project dilanjutkan. Kalau belum, lebih baik dibereskan dari akarnya daripada membayar untuk sesuatu yang tidak menyelesaikan masalah.
Yang dibangun bukan sekadar tampilan.
Yang dibangun adalah cara bisnismu diperkenalkan saat orang belum mengenalmu, belum percaya padamu, dan belum punya alasan untuk memilihmu.
Sebelum orang chat, halamanmu harus menjawab lima hal.
Apa ini? Untuk siapa? Kenapa harus percaya? Kenapa harganya masuk akal? Apa langkah berikutnya? Kalau lima hal ini belum jelas, kamu akan terus mengulang penjelasan yang sama ke orang yang belum tentu serius.
Website hanya menjadi pajangan online.
- Orang buka link, tapi belum paham bedanya kamu dengan pilihan lain.
- Mereka tanya harga terlalu cepat.
- Sales mengulang penjelasan yang sama setiap hari.
- Orang yang datang dari iklan pergi sebelum sempat percaya.
Website yang membuat orang lebih siap sebelum chat.
- Orang mengerti konteks sebelum menghubungi.
- Mereka melihat alasan di balik harga.
- Chat masuk dengan pertanyaan yang lebih matang.
- Sales tidak lagi memulai percakapan dari nol.
Kalau website hanya enak dilihat di laptop, kamu kehilangan sebagian besar calon pembeli.
Orang jarang membuka website bisnismu sambil duduk di depan laptop. Mereka buka dari HP, sering kali sambil jalan, atau di sela aktivitas lain.
Kalau dalam beberapa detik pertama mereka belum paham, mereka keluar. Karena itu, website ini dibuat untuk layar kecil dulu — baru kemudian disesuaikan untuk layar besar.
Halaman Siap Jual. Satu halaman yang dirancang untuk membuat calon pembeli paham, percaya, lalu tahu langkah berikutnya.
Untuk bisnis jasa, produk premium, klinik, konsultan, course, agency, atau brand yang ingin terlihat lebih siap saat menerima traffic dari iklan, Instagram, referral, atau WhatsApp.
Mulai Rp12,5 juta.
Angka ini tidak cocok untuk semua orang. Kalau website masih kamu lihat sebagai pajangan supaya "ada", mungkin belum waktunya.
Yang dirapikan bukan hanya tampilannya. Kami mulai dari cara kamu menjelaskan produk, urutan informasi, alasan orang harus percaya, sampai momen paling tepat untuk mengajak mereka menghubungi.
Website seperti ini tidak untuk semua bisnis. Dan memang tidak perlu.
Website seperti ini baru masuk akal kalau kamu sudah punya sesuatu yang jelas untuk dijual, dan halaman pertamamu mulai memengaruhi cara orang menilai harga dan reputasimu.
Cocok kalau kamu...
- Sudah punya produk atau jasa yang dijual.
- Sudah pernah mendapat pembeli.
- Punya harga yang tidak ingin terus-menerus dinegosiasi.
- Menerima traffic dari iklan, Instagram, referral, atau sales team.
- Capek menjelaskan hal yang sama berulang kali ke calon pembeli.
Tidak cocok kalau kamu...
- Belum tahu apa yang mau dijual.
- Hanya butuh website supaya terlihat “ada”.
- Mencari vendor paling murah.
- Ingin langsung desain, tanpa merapikan cara menjelaskan produk.
- Ingin website yang membuat semua orang senang.
Pengerjaan dimulai dari membaca bisnismu, bukan dari memilih warna atau desain.
Karena kalau urutannya salah, halaman bisa terlihat mahal tapi tetap tidak membuat orang yakin.
Kirim brief
Kamu ceritakan bisnismu, harga, dari mana orang biasanya datang, dan masalah website sekarang.
Diagnosis
Kami lihat apakah website baru memang akan membantu, atau ada masalah lain yang lebih dulu harus dibereskan.
Menulis isi website
Kami susun cara menjelaskan produk, alasan orang harus percaya, dan tombol ajakan menghubungi.
Mendesain tampilan
Visual dibuat supaya terlihat serius dan mudah dibaca, bukan ramai.
Membangun website
Website dibuat cepat, rapi di HP, dan siap menerima orang dari iklan atau Instagram.
Siap dipakai
Kami rapikan tombol WhatsApp dan detail akhir sampai website layak dipakai untuk menerima calon pembeli.
Kalau belum layak dipakai jualan, belum selesai.
Kami tidak bisa janjikan orang langsung membeli hanya karena website baru. Itu janji yang tidak masuk akal.
Yang bisa kami pastikan: website-mu tidak lagi menjelaskan bisnis dengan cara yang lemah, membingungkan, atau terlihat asal jadi.
Sebelum website diserahkan, halaman harus bisa menjawab: apa yang kamu jual, untuk siapa, kenapa harus percaya, kenapa harganya masuk akal, dan apa langkah berikutnya.
Bisnis yang bagus sering kalah bukan karena produknya buruk. Orang belum sempat merasakan kualitasnya. Mereka baru melihat halaman pertama websitemu — dan dari situ mereka sudah mulai memutuskan.
Kalau orang sudah membuka link bisnismu, jangan biarkan halaman pertama membuat mereka pergi.
Setiap hari tanpa halaman yang tepat, kamu kehilangan calon pembeli yang sudah klik — tapi pergi sebelum paham. Ceritakan bisnismu singkat saja. Kami lihat dulu apakah cocok. Kalau fit, kita lanjut. Kalau belum, kami akan bilang dari awal.
Sebelum mulai, kami perlu tahu:
- Bisnis apa yang sedang kamu jalankan
- Produk/jasa utama yang ingin ditawarkan
- Harga atau range harga
- Dari mana traffic biasanya datang
- Masalah utama dengan website sekarang
- Kapan website ini ingin mulai dipakai